Feodhal Band, Group Asal Pemalang Jateng Yang Juga Slankers
Rabu, 7 Agustus 2013 07:58 wib
 
 
Fransiscus Eko - berisiknews.com
 
 
 
Feodhal Band, Group Asal Pemalang Jateng Yang Juga Slankers
 
 
 
BERISIKnews - “Feodhal” adalah sekumpulan anak-anak Pemalang [Jawa Tengah] yang pada awal berdirinya sangat mengidolakan grup band Slank yang merupakan grup band sangat fenomenal pada saat itu bahkan sampai sekarang. Mereka banyak membawakan lagu Slank saat manggung pada awal - awal eksistensi mereka. Komunitas slanker adalah wadah bagi mereka saat itu dan mereka terus melanjutkannya sambil mencoba untuk mencari jati diri mereka sendiri.

Sekitar tahun 2005 mereka mencoba memulai mencari bentuk dari perjalanan bermusik itu dengan menyanyikan lagu karya mereka sendiri, Secara perlahan mereka mencoba terlepas dari bayang-bayang nama besar Slank di kehidupan mereka. Meski tidak dapat dipungkiri sedikit banyak ada pengaruh / influence dari sebagian cara bermusik Slank di warna musik Feodhal. Ketika orang mendengar arti kata Feodhal maka konotasi yang mereka asumsikan adalah sesuatu yang berbau keras, monarki dan absolute. Itulah satu alasan kenapa kita memilih kata itu adalah kita berpedoman bahwa apalah arti sebuah nama, tetapi sesuatu tanpa nama memang bukan apa-apa dan sesuatu yang tidak punya nama tidak akan bisa apa – apa. Hal tersebut dibuktikan dengan berapa judul lagunya yang memang tidak sekeras nama Bandnya, diantaranya “Anugerah Terindah Dan BSP”.

Band yang dimotori oleh Arif Rahman / Rewek [Vocal], Rival Agus Priyani alias / Ipal [Gitar], Donking [Bass], Idhoer [Drum], dan Tyson [Keyboard] bisa dikatakan sangat kental dengan warna musik slank dan itu memang terbawa sejak sang Vocalis, Rewek dipercaya sebagai ketua Slanker Kabupaten Pemalang. Rewek sebagai vokalis mencoba untuk memadukan karakter suaranya yang berat dan agak serak dengan power yang memadai dengan semua aliran musik yang ada diblantika musik dunia dan tanah air.

Kelima personel Feodhal berangkat dari idealis musik yang berbeda - beda baik itu dari rock, jazz, dangdut, maupun dari pop, mereka mencoba kolaborasikan untuk menjadi musik Feodhal yang simple dan enak didengar. Semua idealisme bermusik mereka dijadikan modal untuk lebih berwarnanya lagu - lagu yang mereka buat, sehingga mereka menganggap lagu mereka beraliran Feodhal. Selama perjalanan bermusik telah banyak yang mereka lakukan, baik itu mengikuti festival musik maupun sebagai band pendamping sudah mereka jalani dan banyak hasil yang mereka telah mereka terima sebagai juara diberbagai even maupun panggung hiburan. [Anwar Rizal]
 
 
Komentar
HeadLine Bolatainment
 
 
 
 
endank soekamti
 
 
ahay